pelatih timnas PSSI nampaknya masih dibingungkan dengan rekrutmen pemain dari club-club yang mengikuti ISC

Tim pelatih timnas PSSI nampaknya masih dibingungkan dengan rekrutmen pemain dari club-club yang mengikuti ISC, bagaimana tidak pelatih Timnas IndonesiaAlfred Riedl menyebut baru 35 persen nama yang masuk dalam rencana seleksi dan dalam tahap pemantauan pemain.

Saat diemui Surya, Alfred mengatakan, selain memanggil pemain yang berkompetisi di dalam negeri juga akan memanggil pemain yang berada di luar negeri untuk bergabung dan dilatih di timnas.
Meski telah memberi bocoran 35 persen pemain, Alfred belum mau membeberkan siapa saja nama-nama yang akan dipanggil untuk menjalani seleksi.
"Saya tidak akan memberitahu nama-nama ke kalian," ujar Alferd Riedl pada wartawan saat menyaksikan laga Bhayangkara Surabaya United melawan Persegres Gresik United, Kamis (21/7/2016) lalu.
"Ada sekitar separuh pemain U-23 yang akan masuk skuad tim nasional. Tapi semua belum pasti. Masih jauh soal itu sekarang masih Juli," ungkapnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).
Sementara itu, untuk rencana uji coba melawan tim nasional Malaysia, Riedl belum mengetahui akan diselenggarakan dimana.
Tetapi dirinya memastikan jika uji coba pertama setelah dibekukannya PSSI ini akan diadakan di Jatim.
"Frendly match, saya tidak tahu secara pastinya. Namun akan diselenggarakan di Jatim. Tim pelatih masih belum memutuskan akan dilangsungkan dimana," jelasnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).
Sebelumnya, dikabarkan pertandingan pertama tim nasional pasca pengaktifan kembali PSSI ini, akan diselenggarakan di Sidoarjo. Tepatnya di GOR Delta, Sidoarjo. Namun rupanya, rencana belum sepenuhnya pasti.
Selain itu saat ditanya soal Evan Dimas yang pada pertandingan tersebut membuat gol tunggal, pelatih asal Austria ini tidak memberikan tempat istimewa kepada Evan Dimas.
"No comment soal Evan Dimas, Semua sama saja, tidak ada yang istimewa," ujarnya.(Dya Ayu/Surya).

Related Posts:

Rasa Serabi Notosuman Sudah 'Terbang' Sampai ke Papua

Warung Serabi Khas Notosuman H. Oemar ini menjual serabinya hingga keluar pulau bahkan Papua.
Doni Susanto pemilik Serabi Khas Notosuman ini mengatakan bahwa pembeli serabinya sudah dari berbagai kota.
Kita pembeli sudah jauh, ada yang dari Papu, Medan, Jakarta kita kemarin juga kirim sampai 300 biji," ujarnya.

Larisnya pembeli Serabi Khas Notosuman seringakali membuat pembeli harus memesan terlebih dahulu.
Hal tersebut dikarenakan antrian dari sms dan telepon yang sudah penuh sehingga minimal pembeli harus menunggu minimal 1 jam.
"Ini sudah 2 kali lipat dari puasa malah (jumlah pembali), karena memang mereka ngiranya kan nggak antri tapi ternyata lewat sms dan telpon," ujarnya.
"Karena memang banyaknya orang yang antri duluan lewat sms" katanya
"Dikira wah paling 5 orang dateng, nanti ngantri 1 jam baru tanya lo kog aku nggak di kasih mbak, ini aja antrinya masih banyak bu," ujarnya.
Serabi Khas Notosuman ini berada di Jl Gatot Subroto dan mulai buka sejak pukul 6.00 WIB.

Related Posts: